L
DUNIA PETERNAKAN
"Wijayakusuma University Faculty of Animal Husbandry"
Senin, 22 Desember 2025
Jumat, 28 Juni 2019
MENGENAL LIMBAH PERTANIAN DAN KANDUNGAN YANG TERDAPAT DI DALAMNYA
1. Limbah Pertanian
Padi (Oryza
Sativa L) merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban
manusia. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga
digunakan untuk mengacu pada bebeapa jenis dari marga (genus0 yang sama, yang
bisa disebut sebagai padi liar. Padi diduga berasal dari india atau indocina dan
masuk ke indonesia dibawa oleh nenek moyang migrasi dari daratan Asia sekitar
1500 SM. Padi termasuk dalam suku padi-padian atau poaceae yang merupakan sumber utama pangan penduduk Indonesia.
Produksi limbah jerami padi dari tanaman padi mencapai lebih dari 55%, namun
sebagiann dibakar oleh petani, sedangkan sebagain lagi untuk pakan ternak dan
pembuatann pupuk kompos atau media jamur merang. Jerami padi mempunyai
kandungan nutrisi dan kualitas yang rendah, karena hanya mengandung protein
kasar sebesar 4,1% dan kadar serat kasar sekitar 32,6%.
Jagung merupakan tanaman semusim (annual), siklus hidupnya diselesaikan
dalam 80-150 hari, Paruh pertama dari siklus semusimnya merupakan tahap
pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua
untuk tahap pertumbuhan generatif.
Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi, pada umumnya berketinggian anatara 1
meter samapai 3 meter, bahkan ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6 meter.
Tinggi tanaman diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga
jantan. Meskipun demikian beberapa varietas dapat menghasilkan anakan, namun
pada umumnya jagung tidak memiliki kemampuan menghasilkan anakan, Pada tanaman
yang sudah cukup dewasa muncul akar adventif
dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman
jagung. Limbah jagung berupa batang dan daun atau yang sering disebut dengan
jerami jagung, kualitas jerami jagung cukup baik tergantung dari waktu panen,
karena pemanen jagung ada yang dilakukan waktu muda sampai umur tua dan tanaman
sudah kering. Kandungan kadar bahan kering jerami jagung berkisar 80-90% dengan
kadar protein kasar rata-rata 5,6-6,2%. Jerami jagung segar banyak dugunakan masyarakat
sebagai pakan ternak ruminansia khusunya sapi, bahkan di beberapa daerah sentra
ternak ruminansia, jagung ditanam hanya sebagai sumber hijaun pakan.
Jerami tebu merupakan hasil sisa dari
kegiatan pemanenan tebu atau biasa disebut dengan pucuk tebu. Besaran jerami
tebu pada umumnya sebesar 15% dari bobot tebu dan dapat langsung dimanfaatkan
untuk pakan suminansia besar seperti kerbau dan sapi. Jeram tebu mempunyai
kualitas yang tidak kalah dengan rumput unggul seperti rumput Gajah atau rumput
meksiko. Jerami tebu mempunyai kadar protein kasar 5,33% dan serat kasar
35,48%, namun mengandung anti nutrisi berupa tanin tinggi yang dapat menurunkan
tingkat palatabilitas.
Sumber :
Limbah pertanian merupakan sisa produksi
tanaman pertanian yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dan mempunyai nilai
nutrisi yang rendah. Oleh karena itu pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan
terkan tidak dapat diberikan secara terus menerus melainkan hanya pada waktu
musim panen saja. Limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan tambahan untuk
mempertahankan produktivitas ternak ruminansia. Beberapa jenis limbah pertanian
yang sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak adalah jerami padi, jerami
jagung, jerami tebu, jerami kacang tana, daun singkong dan daun ketela rambat.
Jerami Padi (Oryza Sativa)
Jerami Padi (Oryza Sativa)
![]() |
| Gambar 1. Jerami Padi (Oryza Sativa) |
Rendahnya kandungan nilai nutrisi
khususnya protein kasar dan rendahnya tingkat kecernaan akibat dari tingginya
kandungan lignin dalam jerami padi, maka dilakukan upaya meningkatkan kualitas
jerami padi melalui proses amoniasi, amoniasi adalah suatu proses perombokan
secara kimiawi dari struktur keras (serat kasar/lignin) menjadi struktur yang
lebih lunak atau terurai dan meningkatkan kandungan protein kasar berupa non
protein nitrogen. Amoniasi pada umumnya menggunakan pupuk urea dikarenakan
pupuk urea mudah didapatkan, harga relatif rendah dan mempunyai ammonia yang
tinggi (0,57 kg gas ammonia per 1 kg urea). Peran urea dalam proses ammoniasi
berfungsi untuk melepaskan atau menguraikan ikatan-ikatan lignin, selulosa dan
hemiselulos. Pemberian urea yang optimal pada pembuatan ammoniasu jerami padi
adalah sekitar 3-5% dari total berat jerami padi.
Jerami Jagung (Zea mays)
![]() |
| Gambar 2. Jerami Jagung (Zea mays) |
Jerami Tebu (Saccharum spontaneum)
![]() |
| Gambar 3. Jerami Tebu (Saccharum Spontaneum) |
Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas
dan palatabilitas jerami tebu dilakukan dengan pembuatan silase jerami jagung
atau proses fermentasi lainnya. Pada saa ini jerami tebu tidak sulit ditemukan
karena petani sudah jarang menanam tebu karena rendahnya pendapatan petani tebu
akibat ekspor gula oleh pemerintah.
Sumber :
1. Sarwanto D., 2019, “Ilmu
Hijauan Pakan”, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, p. 28-32.
2. Bodhi, A dkk., 2017, "Identification of Agricultural and Plantation Byproducts as Inconventional Feed Nutrition in Banyuwangi", Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga, Surabaya, https://e-journal.unair.ac.id/JMV/article/download/9356/pdf, diakses pada 30/06/2019.
Langganan:
Komentar (Atom)


